Dec
20
2016
0

Chapter 13 – Membangun Sistem Informasi

Management Information Systems

(Managing the Digital Firm)

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon

Alhamdulilah tugas merangkum selesai dengan tepat waktu mudahmudahan dengan rangkuman1,2,3,4,5 10, dan 13 yang saya buat dapat membantu untuk belajar jika terjadi banyak kekurangan mohon dimaklumi,berikut bab 13 yang merupakan bab terakhir sebagai tugas yang diberikan.

 Sistem sebagai Perubahan yang Direncanakan dalam Organisasi / Perusahaan.

 1.Pengembangan Sistem dan Perubahan Organisasi.

Teknologi informasi dapat mendukung berbagai tingkatan perubahan dalam perusahaan, mulai dari yang setahap demi setahap, hingga yang jauh ke depan. Figur 2-1 memperlihatkan empat macam perubahan struktural organisasi yang disebabkan oleh teknologi informasi: 1. Otomatisasi, 2.Rasionalisasi, 3. Rekayasa ulang, 4. Pergeseran paradigma. Setiap tahapan membawa imbalan dan resiko yang berbeda-beda.

b. Rekayasa Ulang Proses Bisnis.

Business Process Reengineering dikenal juga dengan istilah Business Process Redesign (Perancangan Ulang Proses Bisnis), Business Transformation, atau Business Process Change Management. Business Process Reengineering (BPR) dimulai sebagai teknik sektor privat untuk mendukung organisasi secara fundamental memikirkan kembali bagaimana mereka mengerjakan bisnis yang mampu meningkatkanjasa kepada pelanggan, memotong biaya operasional dan menjadi kompetitor kelas dunia. Kunci utama dalam perancangan ulang adalah pengembangan sistem informasi dan jaringan. Organisasi-organisasi besar semakin banyak menggunakan teknologi ini untuk lebih mendukung proses bisnis yang inovatif dibanding memperbaiki metode kerja pada saat yang sama.

BPR meliputi analisis dan perancangan alir kerja (workflow) dan proses-proses dalam sebuah organisasi. Berdasarkan Daven ports (1990), proses adalah sekelompok tugas-tugas yang saling berhubungan secara logis, dilaksanakan untuk mencapai sebuah hasil bisnis yang jelas.

Re-engineering (“rekayasa ulang”) adalah dasar dari perkembangan-perkembangan manajemen yang muncul belakangan ini. Tim lintas-fungsional (Cross-functional team), contohnya, telah banyak dikenal karena perannya dalam perancangan ulang tugas-tugas fungsional yang terpisah menjadi proses-proses lintas-fungsional yang lengkap.

Dalam kerangka kerja untuk penaksiran dasar terhadap misi dan tujuan, perancangan ulang memfokuskan kepada proses bisnis organisasi – langkah-langkah dan prosedur yang mengendalikan bagaimana sumber daya digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan pelanggan dan pasar yang khusus. Proses bisnis dapat disusun kembali menjadi aktivitas-aktivitas spesifik, diukur, dimodelkan dan diperbaiki. Dapat pula dirancang ulang secara keseluruhan atau dieliminasi sekaligus. Perancangan ulang mengidentifikasikan, menganalisa, dan merancang ulang proses inti bisnis organisasi dengan tujuan untuk mencapai hasil maksimal dalam ukuran kinerja kritis seperti biaya, kualitas, jasa dan kecepatan.

Perancangan ulang membagi-bagi proses bisnis menjadi sub-sub proses dan tugas yang dilaksanakan oleh beberapa area fungsional terspesialisasi dalam organisasi. Seringkali tidak seorang pun yang bertanggung jawab atas kinerja keseluruhan proses. Perancangan ulang memaksimalkan kinerja subproses yang akan menghasilkan beberapa keuntungan, namun tidak menjanjikan peningkatan yang dramatis jika prosesnya sendiri tidak efisien dan tertinggal.

Untuk alasan itu, perancangan ulang memfokuskan pada merancang kembali proses secara keseluruhan untuk mencapai keuntungan maksimal bagi organisasi dan pelanggan. Hal ini berbeda dengan proses yang memfokuskan pada peningkatan fungsional atau incremental saja.

c. Alat untuk merekayasa ulang bisnis

Lebih dari 100 perusahaan software menyediakan alat-alat untuk berbagai aspek BPM, termasuk IBM, Oracle, dan TIBCO. Alat-alat ini membantu bisnis mengidentifikasi dan dokumen proses yang membutuhkan perbaikan, membuat model proses perbaikan, menangkap dan menegakkan aturan bisnis untuk melakukan proses, dan mengintegrasikan sistem yang ada untuk mendukung proses baru atau didesain ulang. Perangkat lunak BPM juga menyediakan analisis untuk memverifikasi bahwa kinerja proses telah diperbaiki dan untuk mengukur dampak perubahan proses bisnis utama indikator kinerja.

 2. Ikhtisar dari pengembangan sistem
Alur Pemrosesan
Analis Sistem
Analisis sistem adalah analisis masalah yang dicoba diselesaikan perusahaan dengansistem informasi. Tahap ini terdiri atas pendefinisian masalah, identifikasi penyebab, pencariansolusi, dan identifikasi kebutuhan informasi yang harus dipenuhi oleh suatu solusi sistem.Analis sistem membuat peta proses dari perusahaan dan sistem yang sudah ada, mengidentifikasi para pemilik dan pengguna data primer bersama dengan perangkat keras dan lunak yang sudahada. 
 
 
 
Menyelesaikan proses pengembangan sistem
Langkah selanjutnya dalam proses pengembangan sistem adalah menerjemahkan spesifikasisolusi yang dibuat selama analisis sistem dan merancang sistem informasi yang operasionalsepenuhnya, terdiri atas langkah pemrograman, pengujian, konsersi, produksi, dan pemeliharaan.
 

Perancangan Sistem

Analisis sistem menggambarkan apa yang harus dilaksanakan oleh sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi, dan perancangan sistem memperlihatkan bagaimana sistem tersebut akan memenuhi sasaran. 

Peran Pengguna Akhir

Kebutuhan informasi pengguna mengendalikan seluruh upaya pengembangan sistem. Pengguna harus memiliki kontrol yang cukup atas proses perancangan untuk memastikan bahwa sistemnya prioritas bisnis dan kebutuhan informasinya.

3.Pendekatan Alternatif Pengembangan Sistem.

Sistem-sistem berbeda dari segi ukuran dan kompleksitas teknologinya dan dari masalah perusahaan yang dipecahkannya. Sejumlah pendekatan pengembangan sistem telah dikembangkan untuk menangani dengan perbedaan-perbedaan ini. Bagian ini menjelaskan metode-metode alternative berikut: siklus hidup sistem tradisional, pembuatan prototipe, paket aplikasi perangkat lunak, pengembangan oleh pengguna akhir, dan alih kontrak.

A. Siklus Hidup Sistem Tradisional.

Siklus hidup sistem adalah metode pengembangan sistem informasi yang paling tua. Metodologi siklus hidup adalah pendekatan bertahap untuk membangun sistem, membagi pengembangan sistem menjadi tahapan-tahapan yang formal. Para spesialis pengembangan sistem mempunyai pendapat berbeda tentang bagaimana membagi tahapan pengembangan sistem, tetapi mereka secara umum bersesuaian dengan tahapan-tahapan pengembangan sistem yang baru saja dijelaskan.

B. Pembuatan Prototipe.

Pembuatan prototipe meliputi pengembangan sistem uji coba yang cepat dan murah untuk dievaluasi oleh pengguna akhir. Lewat interaksi dengan prototipe, para pengguna dapat memperoleh gagasan yang lebih baik mengenai kebutuhan informasi mereka. Prototipe yang telah disetujui oleh pengguna dapat digunakan sebagai patokan untuk membuat sistem versi finalnya.

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Dec
14
2016
0

CHAPTER 5 IT Infrastructure and Emerging Technologies (Infrastruktur Teknologi Informasi dan Kemajuan Teknologi).

  1. Infrastruktur TI
    Infrastruktur TI adalah sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi sistem informasi spesifik perusahaan. Infrastruktur TI mencakup perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan yang dibagi di seluruh perusahaan. Komponen utama infrastruktur TI termasuk platform perangkat keras komputer, platform sistem operasi, platform perangkat lunak perusahaan, jaringan dan platform telekomunikasi, perangkat lunak manajemen database, platform internet, dan jasa konsultasi dan sistem integrator
  2. Definisi Infrastruktur TI
    1. Platform komputasi yang digunakan untuk meenyediakan layanan komputasi yang berhubungan dengan karyawan, pelanggan dan pemasok dalam lingkungan digital yang konsisten yang meliputi mainframe besar, kumputer dan laptop, dan personal digitalassistant (PDA) serta Internet.
    2. Layanan telekomunikasi yang menyediakan data, suara, dan konekvisitas video kepada karyawan, pelanggan, dan pemasok.
    3. Layanan pengaturan data yang menyimpan dan mengelola data perusahaan dan menyediakan kemampuan untuk menganalisis data.
    4. Layanan peranti lunak aplikasi yang menyediakan kemampuan untuk keseluruhan kemampuan seperti sistem perencanaan sumber daya perusahaan, manajemen hubunga pelanggan, rantai pasokan, dan menejemen pengetahuan yang digunakan bersama-sama oleh seluruh unit bisnis.
    5. Manajemen fasilitas fisik yang mengembangkan dan mengelola instalasi fisik yang dibutuhkan untuk layanan komputasi, telekomunikasi, dan manjemen data.
  3. Pergerakan Teknologi Dari Evolusi Infrastruktur TI
    • Hukum Moore dan Kekuatan Microprocessor

    Sejak chip mikroprosesor pertama dikenalkan pada tahun 1959, jumlah komponen pada sebuah chip dengan biaya produksi per komponen yang terkecil (pada umunya transistor) akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya. Pernyataan ini menjadi dasar dari Hukum Moore.

    • Hukum Media Penyimpanan Digital Berkapasitas Besar

    Penggerak teknologi kedua yang mengubah infrastruktur TI adalah Hukum Media Penyimpanan Digital Berkapasitas Besar. Jumlah informasi digital meningkat kurang lebih menjadi dua kali lipat setiap tahunnya (Lyman dan varian, 2003). Hampir semua pertumbuhan informasi ini melibatkan penyimpanan magnetik dari data digital, dan dokumen yang tercetak hanya merupakan 0,003 persen dari total pertumbuhan per tahunnya.

    • Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan

     Hukum ini  mengatakan bahwa nilai atau kekuatan dari jaringan bertumbuh secara eksponensial sebagai fungsi dari jumlah anggota jaringan tersebut. Metcalfe dan yang lainnya menunjukkan peningkatan pengembalian terhadap skala yang didapatkan oleh para anggota jaringan seiring dengan semakin banyaknya orang yang tergabung ke dalam jaringan tersebut. Karena jumlah anggota dalam sebuah jaringan bertumbuh secara lienar, nilai dari keseluruhan sistem bertumbuh secara eksponensial dan terus bertumbuh selamanya seiring bertambahnya anggota.

  4. Komponen Infrastruktur.

    Ada tujuh komponen infrastruktur yang sangat penting dalam menunjang sistem teknologi informasi diantaranya :
    1. Platform peranti keras komputer
    2. Platform peranti lunak komputer
    3. Aplikasi peranti linak perusahaan
    4. Manajemen dan penyimpanan data
    5. Platform jaringan/telekomunikasi
    6. Platform internet
    7. Layanan dan konsultasi integrasi sistem

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Dec
14
2016
0

CHAPTER 4 Ethical and Social Issues in Information Systems (Isu Sosial dan Etika dalam Sistem Informasi).

Isu etika, sosial dan politik sangat berkaitan satu sama lain, dimana isu etika mempengaruhi individu untuk harus memilih tindakan atau diantara dua prinsip etika yang kandang menimbulkan konflik. Isu sosial berasal dari isu etika sejalan masyarakat berharap pada diri seseorang untuk dapat melakukan tindakan yang benar, sedangkan isu politik berasal dari konflik sosial yang pada umumnya berkaitan dengan penggunaan undang-undang yang memberikan arahan dan panduan bagi individu atau organisasi dalam beperilaku agar sesuai dengan tindakan yang benar.

1.PENGERTIAN ISU DAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI

Etika adalah prinsip-prinsip mengenai kebenaran dan kekeliruan yang bisa digunakan individu, bertindak sebagai agen-agen moral bebas, utnuk membuat pilihan-pilihan untuk menuntun perilakunya. Teknologi informasi dan system informasi mengangkat masalah-masalah etika baik untuk individu maupun masyarakat karena menciptakan peluang-peluang untuk perubahan social yang intens, sehingga mengancam kekuatan distribusi yang ada, uang, hak-hak, dan kewajiban. Seperti layaknya teknologi yang lain, seperti mesin uap, listrik, telepon, dan radio,teknologi informasi bisa digunakan juga untuk mencapai perkembangan social, namun bisa juga digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan dan mengancam nilai-nilai sosial. Perkembangan teknologi informasi akan menghasilkan banyak keuntungan sekaligus kerugian

Teknologi informasi membawa banyak perubahan yang menciptakan isu-isu etika yang baru untuk diperdebatkan dan diselesaikan masyarakat. Meningkatkan daya komputasi, kapasitas penyimpanan, dan kemampuan jaringan termasuk internet, dapat memperluas jangkauan dan tindakan – tindakan individu dan organisasi dan memperbesar pengaruh dari suatu tindakan.

 

2. ANALISIS ETIKA

Terdapat 5 tahapan yaitu : mengidentifikasi dan menggambarkan dengan jelas fakta-fakta, Tentukan konflik dan mengidentifikasi nilai-nilai yang lebih tinggi pesanan yang terlibat, Mengidentifikasi pemangku kepentingan, Mengidentifikasi pilihan yang mungkin dapat diambil, dan Identifikasi potensi konsekuensi dari plihan anda.

Prinsip-prinsip etika

Setelah analisis selesai, prinsip atau aturan etika yang digunakan untuk membuat keputusan adalah :

-Perlakukan orang lain seperti apa yang anda harapkan orang lain perlakukan anda

-Jika sebuah tindakan tidak baik untuk dilakukan semua orang, tindakan itu tidak baik untuk dilakukan oleh siapa pun juga

-Jika sebuah tindakan tidak dapat dilakukan berulang-ulang, tindakan ini tidak tepat untuk diambil.

-Ambil tindakan yang dapat mencapai sebuah nilai yang lebih besar atau luhur

-Ambil tindakan yang menghasilkan potensi bahaya atau biaya yang paling sedikit

-Asumsikan bahwa sebenarnya semua objek nyata dan tidak nyata dimiliki oleh seseorang kecuali jika ada pernyataan khusus yang lain.

3.  DIMENSI MORAL ERA INFORMASI
Isu etika, sosial, dan politis utama yang muncul oleh adanya sistem informasi mencakup dimensi moral berikut :

1.  Hak dan kewajiban informasi
2.  Kepemilikan hak dan kewajiban
3.  Akuntanbilitas dan pengendalian
4.  Kualitas sistem
5.  Kualitas hidup

4.  dampak sistem informasi kontemporer dan internet terhadap perlindungan privasi dan kekayaan intelektual program.

Hak Informasi : Privasi dan Kebebasan di Era Internet
    Privasi adalah klaim individu untuk dibiarkan sendiri, bebas dari pengawasan atau intervensi dari individu atau organisasi lain, termasuk Negara. Klaim atas privasi juga terdapat dalam dunia kerja.

Tantangan Internet Terhadap Privasi
    Teknologi internet menimbulkan tantangan baru atas perlindungan privasi pribadi. Karena informasi yang dikirim melalui jaringan yang sangat luas mungkin saja melewati banyak sisten komputer yang berbeda sebelum informasi mencapai tujuan akhirnya.
  

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Dec
14
2016
0

CHAPTER 3 Information Systems, Organizations, and Strategy (Sistem Informasi, Organisasi, dan Strategi Bisnis).

Management Information Systems

(Managing the Digital Firm)

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon

 

1. Peran Teknologi Informasi dalam Organisasi

  • Lingkungan
  • Budaya
  • Struktur
  • Proses Bisnis
  • Politik
  • Keputusan manajemen

2.Bagaimana sistem informasi mempengaruhi organisasi.

Sistem informasi dan organisasi dimana keduanya digunakan untuk saling berinteraksi dan mempengaruhi. Perkenalan pada sistem informasi yang baru akan mempengaruhi struktur organisasi, tujuan, rencana kerja, nilai, persaingan antara kelompok kepentingan, pembuatan keputusan, dan perilaku dari hari ke hari. Pada saat yang sama, sistem informasi harus dirancang untuk melayani kebutuhan kelompok organisasi yang penting dan akan dibentuk oleh struktur, tugas, tujuan, budaya, politik, dan manajemen organisasi. IT dapat mengurangi biaya transaksi dan keagenan, dan perubahan itu telah ditekankan dalam organisasi dengan menggunakan internet. Sistem informasi juga terhubung dengan struktur, budaya, proses bisnis organisasi. Sistem baru mengacaukan pola kerja dan hubungan kekuatan yang telah mapan, sehingga sering ada keengganan yang cukup besar dari organisasi ketika sistem tersebut diperkenalkan. Hubungan yang rumit antara sistem informasi, kinerja organisasi, dan pembuatan keputusan harus dikelola dengan cermat.

3.Menggunakan Sistem informasi untuk Mencapai Keunggulan kompetitif

Rantai Nilai Porter

Profesor Harvard Michael E. Porter adalah orang yang paling sering dikaitkan dengan topik keunggulan kompetitif. Buku dan artikel-artikel yang ditulisnya memberikan panduan dan strategi bagi perusahaan yang mencoba untuk mendapatkan keunggulam diatas para pesaingnya. Porter yakin bahwa sebuah perusahaan meraih keunggulan kompetitif dengan menciptakan suatu rantai nilai (value chains).Perusahaan menciptakan nilai dengan melakukan apa yang disebut oleh Porter sebagia aktivitas nilai (value activities). Aktivitas ini terdiri atas dua jenis : Aktivitas nilai utama (primary value activities) dan Aktivitas nilai pendukung.(support value activities). Selain itu, ketiga aktivitas akan mempengaruhi aktivitas utama secara terpisah maupun dalam bentuk terkombinasi yaitu manajemen sumber daya manusia, pengembangan teknologi, dan pengadaan (atau pembelian). Masing-masing nilai, baik utama atau pendukung, akan mengandung tiga unsur penting : input yang dibeli, sumber daya manusia, dan tekologi. Setiap aktivitas juga akan menggunakan dan menciptakan informasi. Sebagai contoh, spesialisasi informasi di dalam unit jasa informasi dapat menggabungkan basis data pembelian komersial, peralatan komputasi yang disewa, dan program-program yang dikembangkan sendiri untuk menghasilkan informasi pendukung keputusan bagi para eksekutif perusahaan.

 Memperluas Ruang Lingkup Rantai Makanan

Manajemen harus waspada terhadap tambahan keunggulan yang dapat dicapai dengan menngaitkan rantai nilai perusahaan ke rantai nilai organisasi lain kaitan seperti ini dapat meghasilkan suatu sistem interorganisasional (interorganizational system-IOS). Perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi disebut sebagai sekutu bisnis (business partners) mereka bekerja bersama sebagai suatu unit tunggal yang terkoordinasi, sehingga menimbulkan suatu sinergi yang tidak dapat dicapai jika masing-masing  bekerja sendirian.

Sebuah perusahaan dapat menngaitkan rantai nilainya kepada rantai nilai pemasoknya dengan mengimplementasikansistem yang membuat sumber daya input tersedia bila dibutuhkan. Perusahaan juga dapat mengaitkan rantai nilainya dengan rantai nilai para anggota jalur distribusinya, sehingga menciptakan suatu sistem nilai (vaue system). Ketika para pembeli perusahaan produk perusahaan adalah organisasi, rantai nilai mereka akan juga dapat dikaitkan dengan rantai nilai perusahaan dan para anggota distribusinya.

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Dec
14
2016
0

CHAPTER 2 Global E-Business and Collaboration (Bisnis Elektronik Global dan Kolaborasinya).

Management Information Systems

(Managing the Digital Firm)

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon

  1. PROSES BISNIS

Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas ataupekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tetapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan

     2. KEGIATAN PRODUKSI

Pengertian Produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan/menghasilkan atau menambah nilai guna terhadap suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan oleh orang atau badan (produsen). Orang atau badan yang melakukan kegiatan produksi dikenal dengan sebutan produsen. Sedangkan barang atau jasa yang dihasilkan dari melakukan kegiatan produksi disebut dengan produk. Istilah Produksi berasal dari bahasa inggris to produce yang berarti menghasilkan.

  • Kegiatan menghasilkan barang dan jasa: Pengertian kegiatan produksi dalam menghasilkan barang dan jasa adalah menghasilkan barang dan jasa yang belum ada sehingga bertambah jumlahnya atau memperbesar ukurannya. Contohnya adalah usaha pertanian, peternakan dan perikanan.
  • Kegiatan menambah nilai guna barang dan jasa: Pengertian kegiatan produksi dalam menambah nilai guna barang dan jasa adalah kegiatan yang menambah nilai guna barang dan jasa sehingga barang dan jasa menjadi lebih tinggi. Contohnya adalah tempe yang dibuat dari kedelai, kripik yang dibuat dari singkong, dan pakaian yang dibuat berasal dari kain.

     3. AKTIVITAS MARKETING

     4. TIPE SISTEM INFORMASI

Sistem informasi mendukung proses bisnis suatu perusahaan. Adanya perbedaan level dan kebutuhan di suatu organisai menyebabkan sistem informasinya berbeda, tidak ada sistem tunggal yang menyediakan informasi yang organisasi butuhkan. Ini beberapa sistemnya

  1. Sistem proses transaksi
  2. Sistem bisnis intelegent untuk mengambil keputusan
  3. Sistem yang membantu untuk mengambil keputusan yang bersifat global.

    5. BAGAIMANA SI TEKNOLOGI MENINGKATKAN PROSES BISNIS

Dua cara utama sistem informasi manajemen meningkatkan proses bisnis adalah meningkatkan efesiensi proses yang telah ada dan memungkinkan keseluruhan proses baru yang memungkinkan merubah bisnis. Sistem informasi mengotomatiskan banyak tahap pada proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti pengecekan kredit klien, atau memperoleh tagihan, dan pesanan pengiriman. Namun teknologi juga dapat mengubah arus informasi menggantikan langkah berurutan dengan tugas yang dapat dilakukan bersamaan secara paralel dan menghilangkan penundaan pada pembuatan keputusan. Dengan kata lain informasi dapat mengubah secara keseluruhan proses bisnis baru.

  6. Fungsi Sistem Informasi Dalam Bisnis

  • Sistem Informasi Departemen

Departemen sistem informasi terdiri dari banyak spesialis, seperti Programmer, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi. Programmer sangat terlatih spesialis teknis yang menulis petunjuk perangkat lunak untuk komputer. Sistem analis merupakan penghubung utama antara kelompok sistem informasi dan seluruh organisasi. Tugas analis sistem untuk menerjemahkan masalah bisnis dan persyaratan menjadi kebutuhan informasi dan sistem. Sistem informasi manajer adalah pemimpin tim programmer dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas fisik, manajer telekomunikasi, atau spesialis basis data.

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Dec
14
2016
0

CHAPTER 1 Information Systems In Global Business Today (Sistem Informasi dalam Kegiatan Bisnis Global saat ini).

Management Information Systems

(Managing the Digital Firm)

Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon

George R. Terry berpendapat bahwa informasi adalah data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna, ya itu sangat benar informasi itu sangat di butuhkan oleh semua orang baik individu maupun kelompok terlebih lagi pada bidang bisnis satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan

Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?
• Rangkaian orang, prosedur, dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi
• Sebuah sistem yang menerima sumber daya data sebagai input dan memprosesnya ke dalam produk informasi sebagai outputnya

Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?
-Input of
-Data
-Resources
-Processing
-Data
-Output of
-Information
-Products
-Pengawasan Kegiatan Sistem
-Storage of Data Resources/Penyimpanan

  1. Peran Utama/ Dasar Sistem Informasi

    • Mendukung Operasi Bisnis . Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistim informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi  penting, maka kemampuan Sistim Informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting .
    • Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial. Sistim informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
    • Mendukung Keunggulan Strategis. Sistim informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran   strategis perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing  di pasar
    Peranan sistem informasi
    • Meningkatkan pelayanan secara global/menyeluruh antara lain
    Mampu meningkatkan persaingan bisnis secara global (melakukan pengelolaan dan pengawasan pasar global= 1. pengawasan tingkat pelayanan dan tingkat biaya,  pelayanan penyebaran informasi dengan menggunakan global network. 2. perencanaan strategi peruahaan dan kebijakan (mengetahui selera konsumen, peluang pasar di tempat lain. 3. pengambilan keputusan untuk pengembangan produk dan ekspansi (dgn adanya strategi perusahaan maka akan bisa mengembangkan produk dan mapu bersaing di pasar global dan terbetnuk kelompok kerja yang meluas dn membentuk sistem delivery yang luas)

2.. Mengapa sistem informasi sangat penting dalam bisnis saat ini.

Sistem informasi merupakan dasar bagi jalannya bisnis saat ini. Di banyak industri kelangsungan hidup perusahaan sangatlah sulit tanpa penggunaan luas dari teknologi informasi. Sistem informasi menjadi penting dalam membantu jalannya perusahaan dalam ekonomi global. Organisasi mencoba untuk lebih kompetitif dan efisiensi dengan mengubah dirinya menjadi perusahaan digital yang menggunakan teknologi digital dalam hal proses bisnis, hubungan pelanggan, pemasok, dan karyawan. Bisnis saat ini menggunakan sistem informasi untuk mencapai tujuan utama organisasi; keunggulan operasional, produk baru, pelayanan dan model bisnis, hubungan pelanggan ke pemasok, meningkatkan proses pengambilan keputusan, keunggulan dan kelangsungan hidup dari hari ke hari.

  1. Yang membutuhkan Informasi
  • Manusia
  • Perusahaan
  • Pemerintah
  • Mahasiswa

    4. 5 Sumber daya

  • Man
  • Material
  • Money
  • Machines
  • Informasi
   
  1. Hal- hal yang di butuhkan pada level management
  • Strategic planning maagement
  • Management Control Level
Enviromental

 

 

Internal

Semakin keatas semakin banyak menggunakan informasi dari luar concern (harus kompetitif) punya daya saing dengan memperhatikan kompetitor

Summary

 

 

 

                                          Detail

Bentuk informasinya, semakin keats semakin ringkas dan semakin kebawah semakin rinci

  1. DIMENSI SISTEM INFORMASI
  1. Dimensi Organisasi. Sistem informasi merupakan bagian integral dari organisasi. Memang, untuk beberapa perusahaan, seperti perusahaan pelaporan kredit, tidak akan ada bisnis tanpa suatu sistem informasi. Elemen-elemen kunci dari sebuah organisasi adalah orang-orangnya, Struktur, proses bisnis, politik, dan budaya.
  2. Dimensi PengelolaanPekerjaan manajemen adalah untuk memahami keluar dari banyak situasi yang dihadapi oleh organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan organisasi masalah. Manajer melihat tantangan bisnis di lingkungan; mereka mengatur strategi organisasi untuk menanggapi tantangan tersebut; dan mereka mengalokasikan sumber daya manusia dan keuangan untuk mengkoordinasikan pekerjaan dan mencapai sukses.
  3. Dimensi Teknologi Informasi. Teknologi informasi adalah salah satu alat manajer gunakan untuk mengatasi perubahan. Hardware komputer adalah peralatan fisik yang digunakan untuk input, pengolahan, dan kegiatan output dalam sebuah sistem informasi. Ini terdiri dari: komputer dari berbagai ukuran dan bentuk (termasuk perangkat genggam mobile); berbagai perangkat input, output, dan penyimpanan; dan perangkat telekomunikasi link komputer bersama-sama.

 

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Nov
27
2016
0

Chapter 10 E-commerce : Digital Markets, Digital Goods

imagessetelah saya membaca dan membuka tentang e-commerce: Digital markets, dan digital goods ternyata banyak sekali halhal yang tidak saya ketahui, dan dibawah ini adalah sedikit rangkuman yang saya dapat dari apa yg saya pelajari

1. E-Commerce dan Internet.

E-commerce adalah lingkungan digital yang memungkinkan transaksi komersial terjadi diantara banyak organisasi dan individu. Pada umumnya, e-commerce berarti transaksi yang terjadi dalam internet dan web. Transaksi komersial melibatkan pertukaran nilai (misalnya uang) melintasi batas-batas organisasi atau individu sebagai imbalan atas barang dan jasa. E-commerce dimulai pada tahun 1995 ketika salah satu portal internet yang pertama, Netscape.com, menerima iklan pertama dari perusahaan-perusahaan besar dan mempopulerkan ide bahwa web dapat digunakan sebagai medium baru untuk beriklan dan berjualan.

Mengapa e-commerce bertumbuh pesat? Jawabannya ada pada sifat unik internet dan web. Penjelasan sederhananya, internet dan teknologi e-commerce jauh lebih kaya dan canggih daripada revolusi teknologi yang sebelumnya. Adapun yang menjadi kelebihan dari e-commerce adalah sebagai berikut.

– Ada dimana-mana : E-commerce ada dimana-mana berarti e-commerce memang terdapat dimana saja dan kapan saja. E-commerce memungkinkan kita berbelanja dari komputer pribadi, dirumah, ditempat kerja atau bahkan dari kendaraan, dengan menggunakan mobile e-commerce. Hasilnya disebut dengan ruang pasar (marketspace) – pasar yang diperluas melintasi batas-batas tradisional dan bukan lagi dari sebuah lokasi geografis yang sifatnya sementara.
– Jangkauan global : teknologi e-commerce memungkinkan transaksi komersial melintasi batas-batas budaya dan negara dengan kenyamanan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih efektif daripada dari suatu sistem perdagangan yang tradisional. Akibatnya, ukuran pasar potensial untuk pedagang e-commerce secara kasar sama dengan ukuran populasi online dunia.
– Standar universal : standar teknik universal dari internet dan e-commerce berpengaruh besar terhadap rendahnya biaya masuk pasar – biaya yg harus dikeluarkan oleh standar universal mengurangi biaya pencarian – usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan barang sesuai dengan keinginan mereka.
– Kaya manfaat : dalam hal informasi, istilah kaya manfaat merujuk pada kompleksitas dan isi dari suatu pesan.
– Interaktif : interaktivitas memungkinkan seorang penjual online terlibat dengan pelanggan dengan cara yang sama seperti aktivitas tatap muka, tetapi dengan skala yang lebih besar dan global.
– Kepadatan informasi : kepadatan informasi – jumlah keseluruhan dan kualitas informasi yang tersedia untuk semua peserta, pelanggan dan penjual dipasar.
– Personalisasi/penyesuaian : personalisasi adalah pedagang dapat mengarahkan pesan pemasarannya pada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesannya sesuai nama, alamat,minat, dan pembelian orang dimasa lalu. Penyesuaian adalah mengubah barang atau jasa yang dijual sesuai dengan preferensi pengguna atau perilaku yang ia tunjukkan sebelumnya.

Konsep utama dalam e-commerce adalah : pasar digital dan barang digital.
Internet sangat mengurangi biaya untuk mendapatkan dan mendistribusikan informasi, dan menciptakan sebuah pasar digital dimana jutaan orang dapat bertukar jumlah besar informasi secara langsung, cepat, dan gratis. Sebagai hasilnya, internet telah mengubah cara perusahaan menjalankan kegiatan bisnisnya.

Pasar digital sangat fleksibel dan efisien karena beroperasi dengan biaya pencarian dan transaksi yang sangat kecil, menu cost (biaya menu, biaya penjual akibat perubahan harga) yang lebih rendah, diskriminasi harga, dan kemampuan untuk mengubah harga dengan dinamis yang disesuaikan dengan kondisi pasar. Dalam penentuan harga dinamis harga dari sebuah barang bergantung pada sebuah karakteristik permintaan dari konsumen atau situasi pasokan dari penjual.

Barang digital adalah barang yang dapat dikirimkan melalui jaringan digital. Pada umumnya, untuk barang digital, biaya marginal untuk menghasilkan satu unit tambahan nyaris tidak ada. Tetapi biaya untuk menghasilkan unit asli yang pertama ternyata cukup tinggi.

 

2.TIPE/ JENIS E-COMMERCE :

  1. Bisnis ke konsumen / Business-to-consumer (B2C) electronic commerce yang
    melibatkan penjualan produk dan layanan secara eceran kepada pembeli perorangan.
    Menjual music, buku, software.
    2. Bisnis ke bisnis/ Business-to-business (B2B) electronic commerce yang melibatkan
    penjualan produk dan layanan antar perusahaan. Contoh : ChemConnect’s Web site
    yang menjual bahan kimia dan plastic
    3. Konsumen ke konsumen/ Consumer-to-consumer (C2C) electronic commerce yang
    melibatkan konsumen yang menjual secara langsung ke konsumen. Contoh :eBay

3. Mencapai Kedekatan dengan Pelanggan : Pemasaran Interaktif, Personalisasi, dan Swalayan.

Pemasaran interaktif dan personalisasi.
Alat penelusuran clickst ream mengumpulkan data tentang aktivitas pelanggan di situs-situs web dan mencatat data tersebut.

a.Blog
Muncul sebagai alat pemasaran berbasis web lainnya yang menjanjikan. Blog istilah weblog adalah halaman web pribadi yang biasanya berisi catatan urut secara kronologis oleh penulisnya dan dihubungkan ke halaman-halaman web yang berkaitan.

b. Layanan Pribadi Pelanggan
Banyak perusahaan menggunakan situs web dan email untuk menjawab pertanyaan dari pelanggan untuk memberikan informasi barang kepada pelanggan, mengurangi kebutuhan tenaga yang ahli menangani pelayanan bagi pelanggan.

4. E-Commerce Bisnis ke Bisnis : Efisiensi dan Hubungan Baru.

Sekitar 80 persen dari e-commerce B2B masih didasarkan pada sistem berbayar untuk pertukaran data elektronik yang memungkinkan pertukaran informasi komputer antara dua organisasi dari transaksi standar, seperti penagihan, surat jalan, penjadwalan, atau pesanan pembelian.

A. Pertukaran Data Elektronik (EDI).

Perusahaan menggunakan EDI untuk mengotomatisasi transaksi untuk e-commerce B2B dengan pengisian persediaan secara kontinu. Pemasok dapat otomatis mengirimkan data tentang pengiriman kepada perusahaan pembeli. Perusahaan pembeli dapat menggunakan EDI untuk menyediakan kebutuhan produksi dan persediaan dan pembayaran kepada pemasok.

B. Jaringan Industri Swasta.

Jaringan industri swasta, juga dikenal sebagai pertukaran swasta, menghubungkan perusahaan ke pemasok, dan mitra bisnis penting lainnya untuk manajemen rantai pasokan dan aktivitas perdagangan kolaboratif lainnya secara lebih efisien.

C. Ruang Pasar Internet.

Ruang pasar internet adalah ruang pasar online dimana banyak pembeli dapat berinteraksi dengan banyak penjual. Pertukaran adalah ruang pasar internet yang secara independen dimiliki oleh pihak ketiga, yang menghubungkan ribuan pemasok dan pembeli untuk aktivitas pembelian di tempat.

5. MOBILE E- COMMERCE
LAYANAN APLIKASI dari M-COMMERCE

  1. Layanan berbasis muatan dan lokasi yaitu dengan Global Positioning System (GPS).
    Contoh : di Jepang, layanan NTT DoCoMo, membuat kita mendapatkan informasi
    mengenai jadwal kereta, pembelian tiket, perdagangan saham, bahkan Koran online.
    Layanan perbankan dan keuangan seperti JPMorgan Chase dan Bank Amerika
    menyediakan layanan pengecekan saldo, mentrasfer dan menerima tagihan lewat hp.
    3. Periklanan Nirkabel
    4. Permainan dan hiburan (Games digital, film, streaming tv, music, dll)
  2. MEMBANGUN SITUS WEB E-COMMERCE

Sumber : Chapter 10: : E-commerce: Digital Markets, Digital Goods. Laudon, Kenneth C., and Jane P.
Laudon. Management information systems : managing the digital firm. Boston: Prentice Hall,
2012. Print.
https://www.scribd.com/document/93646653/Tugas-Sistem-Informasi-Chapter-10

 

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Sep
28
2016
0

Hasil Survey Pengaruh Internet di Kalangan Mahasiswa

Assalamualaikum wr.wb

Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapa Agus Widarsono, SE.,M.Si., Ak. dalam matakuliah Sistem Informasi Manajemen. saya mengambil tema tentang internet karena saya rasa pada masa ini internet hal yang sangat dibutuhkan dengan internet segala sesuatu yang akan kita lakukan lebih mudah terlebih pada mahasiswa yang sedang si tuntut untuk mengetahui pengetahuan yang lebih luas internet sangat memudahkan. Namun apakah mahasiswa lainnya sependapat dengan opini saya? mari kita lihat hasil dari survey yang telah saya buat pada gambar diagram lingkaran yang ada di bawah ini

Pada gambar dibawah ini menunjukan 37% responden memilih dampak internet sangat baik, 51% memilih baik dan 12% memilih kuranng baik sedangkan tidak ada yang memilih dampak internet bagi mahasiswa itu tidak baik

photogrid_1475077376639

photogrid_1475077279798

gambar disamping adalah gambar dari pertanyaan yang saya ajukan pada survey yang saya lakukannamun setelah melakukan survey pertanyaan timbul pertanyaan  yang saya pertanyakan mengapa persentase memilih dampak internet baik bagi mahasiswa itu lebih besar dibanding dampak internet sangat baik, lalu saya melakukan wawancara pada beberapa responden.

berikut salah satu wawancara yang saya lakukan:

jadi, hasil survey yang saya lakukan menunjukan setengah atau lebih dari 50% responden memilih dampak baik. hal tersebut di karenakan pada masa teknologi yang maju ini internet memang sangat di butuhkan untuk mahasiswa untuk menambah pengetahuan, hiburan, dsb namun di balik baiknya internet masih ada konten yang kurang baik dan kurang mendidik yang ada pada internet masih banyak dampak negatif dari internet yang dapat menjerumuskan kita. sehingga kita selaku orang terpelajar harus dapat memilah hal baik dan hal buruk.

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Sep
27
2016
0

KORUPSI!

Korupsi di indonesia sudah seperti surat “warisan haram” tanpa surat wasiat. seiring berjalannya waktu korupsi sudah mendarah daging dan membudaya di tanah air kita ini. Makin berkembangnya gaya hidup dengan didorong teknologi yang kian canggih semakin memicu orang melakukan segala hal untuk memenuhi kebutuhannya tanpa memikirkan kemampuan.

uang
uang? kini semua orang mengaagung agungkan benda ini, semua rasa tidak akan hidup tanpa benda ini tapi sayangnya sebagian besar orang ingin memilikinya dengan cara mudah. ya! termasuk memakan hak rakyat kecil, diluaran sana banyak rakyat kecil yang masih kelaparan hanya untuk mencari 1000 rupiah pun mereka sulit. tapi yang dilakukan orang berdasi tanpa HATI NURANI mereka dengan mudah memakan uang yang bukan haknya!.

busung-lapar

Dari suatu artikel yang saya baca ada 2 faktor yang mempengaruhi orang untuk melakukan korupsi faktor internal dan eksternal. jika eksternal seperti kurangnya gaji untuk memenuhi kehidupan seharihari, politik dsb. jika internal dari aspek moral, lemahnya keimanan, keujujuran rasa malu dan aspek sikap.
ya tidak di pungkiri menanamkan aspek kejujuran itu sangat sulit apalagi di negara indonesia ini tidak sedikit yang hanya menilai pada hasil akhir saja sehingga kejujuran itu sangat sulit di tegakan.
apalagi pada seorang pejabat yang memiliki banyak kebutuhan, dan gengsi mereka tidak memikirkan orang lain mereka tidak memiliki hati nurani lagi mereka hanya memikirkan uang, uang dan uang

http://hasbagiilmu.blogspot.co.id/2015/08/faktor-penyebab-korupsi.html

Written by ajengrestu in: Uncategorized |
Sep
13
2016
1

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Written by ajengrestu in: Uncategorized |

Powered by WordPress | Aeros Theme | TheBuckmaker.com